• Senin, 06 Desember 2021 | 06:03
MoeslimChoiceTV

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, meminta jajarannya terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat. 

Menurutnya, semua aspirasi tersebut akan dijadikan bahan evaluasi demi kebaikan Korps Bhayangkara.

"Yang paling penting bahwa kita jangan anti kritik, terhadap sesuatu yang kemudian itu sifatnya disatu sisi kita anggap itu seperti menyerang Polri. Kita harus lihat kondisinya. kalau memang mewakili apa yang dirasakan oleh masyaratkat, kita jawab kritik tersebut dengan melakukan langkah-langkah dan tindakan di lapangan,untuk bisa menjadi lebih baik" Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kapolri. 

Sebelumnya, sejumlah tindakan kepolisian dalam beberapa waktu terakhir menuai kritik dari masyarakat. Misalnya, terkait tindakan Brigadir NP yang membanting ala smackdown mahasiswa yang melakukan aksi demo di depan Kantor Bupati Tangerang.

Lalu juga kritik terhadap penanganan kasus dugaan pencabulan, yang diduga dilakukan oleh seorang aparatur sipil negara (ASN) terhadap tiga anaknya di Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Sayangnya, kasus ini pernah dihentikan kepolisian tanpa memberi kejelasan, meski ada hasil visum yang membenarkan kekerasan versi korban. 

Kritik juga datang dari pengguna Twitter Fachrial Kautsar lewat akunnya @fchkautsar. 

"Polisi se-Indonesia bisa diganti satpam BCA aja enggak sih?" 
tulis akun @fchkautsar.

Setelah unggahannya banyak disukai warganet, Fachrial mengaku menerima sejumlah ancaman via medsos. Termasuk dari akun instagram gegana.id.

Kapolri menyatakan, bahwa pihaknya akan memberikan tindakan tegas kepada anggota kepolisian yang melanggar aturan.

"Perlu tindakan tegas, jadi tolong jangan pakai lama. Segera copot, PTDH dan proses pidana. Segera lakukan dan ini menjadi contoh bagi yang lainnya. Saya minta tidak ada Kasatwil (Kepala Satuan Wilayah) yang ragu. Bila ragu, saya ambil alih," Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kapolri.

Listyo menyebutkan, bahwa perbuatan anggota kepolisian yang tak taat aturan, merusak marwah Korps Bhayangkara. 

Menurutnya, hal tersebut menciderai kerja keras personel yang telah bekerja maksimal untuk masyarakat. 

 


Akun official Moeslim Choice Network

Website                  : https://www.moeslimchoice.com
Youtube Channel  : https://www.youtube.com/c/MOESLIMCHOICETV
Instagram              : https://www.instagram.com/moeslimchoice/
Facebook               : https://www.facebook.com/MoeslimChoiveTV
Twitter                    : https://twitter.com/moeslimchoicetv

Top