• Sabtu, 23 Oktober 2021 | 17:29
MoeslimChoiceTV

Siapa yang tak mengenal nama Hercules. Sosok gangster yang sangat ditakuti dan tidak takut mati. Berbagai pertempuran dilakukannya untuk menjaga harga diri dan wilayahnya.

Namun, siapa yang menyangka, di usia senjanya, pria bernama asli Rosario de Marshall ini belajar kepada tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), Miftah Maulana Habiburrahman atau yang lebih dikenal dengan nama Gus Miftah.  Iya, sejak 2006, Hercules mengaku tobat dan menjadi mualaf pada akhir tahun 2010.

Sejak keluar dari penjara, terkait kasus penyerobotan lahan, Hercules mulai menata hidupnya. Dia meninggalkan dunia hitam sebagai preman. Dan kini, selain menekuni bisnis, dia bertekad membesarkan ormas yang didirikannya, yaitu Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIP), yang bergerak di bidang sosial.

Hercules belakangan ini sering terlihat bersama Pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman, Yogyakarta, Gus Miftah. Hercules yang memanggil Gus Miftah dengan panggilan 'Abah', baru-baru ini terlihat mengunjungi rumah Sekretaris Jenderal PBNU, Ahmad Helmy Faisal Zaini, yang didampingi Gus Miftah, Gus Ipang (cicit KH M Hasyim Asy'ari) dan Ustadz Yusuf Mansyur.   

Saat bertemu Hercules, Sekjen PBNU sempat menanyakan, alasan mata Hercules yang berbeda antara kiri dan kanan. Dengan santai Hercules menjawab, bahwa matanya yang kanan berbeda karena pernah ditembak dari jarak satu meter. Selain itu, dia juga pernah dikeroyok ratusan orang dengan clurit dan samurai.  

Sekjen Helmy pun menanyakan alasan Hercules bertaubat dan memilih mendekatkan dirinya kepada Allah. 

Hercules menjawab, bahwa semua manusia hidup terbatas oleh usia. Ketika wafat, maka tidak ada yang bisa dibanggakan kecuali amal baik.  

Dalam perubahannya, Hercules mengaku memiliki kebiasaan yang berbeda saat ini. Setiap Jumat, selalu memberi makan sekitar 250-300 anak yatim yang diundang ke rumahnya. Dia juga baru menjalani puasa dari Senin hingga Kamis.

"Kita hidup sementara. Jika ibarat tangan kotor, tangan saya ini sudah sangat kotor sekali. Umur kita tidak lama. Mau apa lagi," kata Hercules.   

Dalam kongkow santai itu, tokoh-tokoh muda NU itu mendengar perjalanan hidup dari gelap menuju terang Hercules, banyak bisa ditarik hikmah yang sangat luar biasa.   

Menurut Gus Miftah, sosok Hercules besok di akhirat adalah penyelamatnya di hadapan pengadilan Allah. 

"Ketika saya tidak masuk surga, nanti Maung Hercules narik saya, itu guru saya. Tolong dimasukkan ke surga," Gus Miftah, Ulama. 

Sementara Ustadz Yusuf Mansur dalam unggahannya menulis: "Saya dan kami2 @ahmadhelmyfaishalzaini, @Ipangwahid, @gusmiftah yang belajar dari Bang Haji Hercules... Namanya mengingatkan saya akan legenda Hercules, hehehe. Putra Zeus dan Alkmene, hehehe, Cicitnya Parseus, di dalam Mitologi Yunani."

 


Akun official Moeslim Choice Network

Website                  : https://www.moeslimchoice.com
Youtube Channel  : https://www.youtube.com/c/MOESLIMCHOICETV
Instagram              : https://www.instagram.com/moeslimchoice/
Facebook               : https://www.facebook.com/MoeslimChoiveTV
Twitter                    : https://twitter.com/moeslimchoicetv

Top