• Sabtu, 23 Oktober 2021 | 18:42
MoeslimChoiceTV

Penyerangan terhadap Ustaz Abu Syahid Chaniago, yang baru-baru ini terjadi di Masjid Baitussyakur, Batu Ampar, Batam, menambah daftar panjang para ulama yang diserang, yang umumnya dilakukan oleh orang yang tak dikenal. 

Dan anehnya, sang pelaku umumnya dinyatakan sebagai orang yang tidak waras, alias "Orang Gila".

Anggota DPR RI, Fadli Zon pun mempertanyakan, mengapa para pelaku penyerangan terhadap Ustadz, Imam atau simbol-simbol Islam lainnya dan sejumlah kasus yang terjadi, kerap disebut sebagai "orang gila".

Fadli Zon menilai, jika kondisi sebaliknya terjadi, yakni jika terjadi penyerangan terhadap simbol-simbol agama lain, maka pelakunya akan disebut sebagai "teroris".

"Pelaku penyerangan dan teror terhadap Ustadz atau Imam atau simbol2 Islam sering dilabel 'orang gila'," cuit Fadli Zon, melalui akun Twitter @fadlizon, dikutip Selasa, (21/9).

"Sementara kalau ada serangan terhadap simbol2 agama lain langsung dicap 'teroris'. Lalu 'Orang gila' bisa diinterogasi dimintai keterangan?" kata politikus Gerindra itu bertanya.

Sebelumnya diberitakan, Ustadz Abu Sahid Chaniago diserang pria tak dikenal berpakaian serba hitam saat sedang ceramah pada Senin, 20 September 2021.

Dan terkait penyerangan terhadap Ustadz Abu Syahid tersebut, Kapolsek Batuampar, AKP Salahuddin mengatakan, bahwa pelaku penyerangan itu adalah seorang ODGJ alias Orang Dengan Gangguan Jiwa. 

 


Akun official Moeslim Choice Network

Website                  : https://www.moeslimchoice.com
Youtube Channel  : https://www.youtube.com/c/MOESLIMCHOICETV
Instagram              : https://www.instagram.com/moeslimchoice/
Facebook               : https://www.facebook.com/MoeslimChoiveTV
Twitter                    : https://twitter.com/moeslimchoicetv

Top