• Sabtu, 23 Oktober 2021 | 17:59
MoeslimChoiceTV

Langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang bersikeras akan tetap menyelenggarakan Formula E pada 2022 mendatang mendapat respon keras dari anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan, Gembong Warsono

Menurutnya, hal itu kurang tepat. Pasalnya, saat ini masyarakat Jakarta sedang kesulitan ekonomi akibat dampak dari pandemi virus corona (COVID-19). 

"Rasanya kurang tepat di saat rakyat Jakarta sedang kesulitan akibat pandemi Covid-19. Wong penduduknya laper kok diajak nonton balapan mobil yang gak ada suaranya," Gembong Warsono, Anggota DPRD DKI Fraksi PDI-P.

Hal itu diungkapkannya dalam sebuah diskusi yang berlangsung di kantor Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (31/8). 

Gembong pun menyarankan, sebaiknya anggaran untuk Formula E lebih baik dikonversi untuk membenahi Jakarta. 

"Alokasi anggaran cukup fantastis itu, menurut kami, kalau itu kita konversi untuk membenahi Jakarta mungkin Jakarta akan menjadi lebih baik, kan begitu," Gembong Warsono, Anggota DPRD DKI Fraksi PDI-P.

Gembong berharap, Fraksi PDIP dengan media dapat bersepaham dengan hak interpelasi supaya dapat mendorong fraksi-fraksi lain, agar dapat merapat dengan PDI-P untuk masuk dalam Hak Interpelasi. 

"Ini gambaran, makanya sekali lagi dengan pemahaman yang sama antara fraksi PDI Perjuangan dengan media, harapan kita ya mudah-mudahan sesok. Sesok itu besok, Gerindra, oh ternyata bener apa yang dimaksud fraksi PDI Perjuangan, Gerindra jadi dukung, besoknya lagi dengan pemahaman yang sama Golkar mendukung," Gembong Warsono, Anggota DPRD DKI Fraksi PDI-P.

Menurut Gembong, bahwa apa yang dilakukan PDI Perjuangan dalam hak interpelasi, supaya dapat menghemat anggaran di kala situasi pandemi. 

"Hari ini kita akan menjelaskan kepada tuan kita (Anies Baswedan-red), bahwa apa yang kita lakukan tidak menghamburkan uang, kita akan membakar uang begitu banyak, uang yang mau kita bakar ini kalau kita geser untuk kepentingan rakyat Jakarta ini, urusan tuan kita. Kalau tuannya sudah yakin, pasti bahkan saya haqul yakin, wakilnya akan mengikuti kepastian itu," Gembong Warsono, Anggota DPRD DKI Fraksi PDI-P. 

Ketua Fraksi PDIP ini pun menjelaskan, bahwa tugas PDI Perjuangan saat ini adalah membangun narasi untuk meyakinkan Ketua-ketua Fraksi lainnya agar dapat mengikuti Hak Interpelasi. 

"Itu tugas kita meyakinkan itu, bahwa narasi yang digunakan ya, ini namanya politik dinamika. Tuan-tuan (Ketua Fraksi) itu akan mewakili dan menyampaikan kepada wakilnya untuk tetap teguh dengan prinsip dan pendirian, bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan harus sebesar kepentingan rakyat Jakarta, itu saja," Gembong Warsono, Anggota DPRD DKI Fraksi PDI-P.

Aldi Rinaldi : MOESLIM CHOICE TV

 


Akun official Moeslim Choice Network

Website                  : https://www.moeslimchoice.com
Youtube Channel  : https://www.youtube.com/c/MOESLIMCHOICETV
Instagram              : https://www.instagram.com/moeslimchoice/
Facebook               : https://www.facebook.com/MoeslimChoiveTV
Twitter                    : https://twitter.com/moeslimchoicetv

Top