• Kamis, 29 Oktober 2020 | 03:01
MoeslimChoiceTV

KH. Muhammad Al Khaththath mengajak para pemuda untuk memakmurkan masjid sekaligus membangun kekuatan dengan meningkatkan keamanan.


Hal tersebut untuk mewaspadai pihak-pihak yang ingin menyerang ulama dan tokoh umat, sehubungan telah terjadinya aksi penyerangan terhadap Imam Masjid di Sumsel dan percobaan pembunuhan terhadap Syekh Ali Jaber di Lampung.

“Mari kita bangun kekuatan, anak-anak muda dan para laskar harus membentengi masjid, khususnya menjaga para ulama, ustaz, ajengan dan tokoh umat Islam karena mereka harus dilindungi. Itu tugas anak-anak muda melindungi para ulama,” kata Al Khaththath, Kamis (17/9/2020).

Oleh karena itu, pihaknya menyerukan agar di setiap masjid dibentuk laskar masjid untuk meningkatkan keamanan dan yang tugas utamanya sebagai penyangga jamaah.

“Jadi jangan sampai ada lagi penyerang masuk apalagi sampai melukai ulama atau imam masjid seperti yang terjadi kemarin,” kata Al Khaththath.

Ia menyarankan, agar di setiap lingkungan masjid diadakan latihan bela diri. 

“Dan ini juga kewajiban aparat TNI Polri untuk memberikan pelatihan kepada para pemuda masjid agar lingkungannya lebih terjaga keamanannya,” tuturnya.

“Umat Islam harus bersatu jangan berpecah belah, tingkatkan koordinasi di lingkunan RT/RW dan antar masjid sehingga kita lebih terjaga,” tambah Al Khaththath.

Menurutnya, keamanan ini sifatnya preventif dan dilakukan sesuai koridor hukum yang berlaku. 
“Jadi jangan menyerang, tapi kita hadapi jika ada yang mau menyerang, kita siaga jangan sampai ada yang menyerang, kita jaga para ulama kita, semoga Allah ﷻ  melindungi kita semua,” tandasnya.

Top